Untuk perempuan usia matang, rias wajah yang digunakan harus tepat agar tampil cantik dan segar. Berikut adalah 5 tips Carter Tasiam, penata rias dan rambut di Los Angeles yang merias para bintang seperti Britney Spears.
1. Andalkan serum dan foundation cair .
Di usia ini kulit mulai mengusam, gunakan serum agar kulit cerah bercahaya. Sesudahnya gunakan pelembab dan foundation cair agar foundation tak menempel di garis kerut yang membuat kerutan jadi lebih nyata.
2. Gunakan Primer
Saat kulit mulai menua, pori-pori melebar, dan permukaan kulit tak sehalus semula, gunakan primer berbahan dasar silicon untuk mengecilkan tampilan pori-pori dan meratakan warna kulit hingga rias wajah nampak lebih rata, lebih halus dan lebih tahan lama. Gunakan primer sesudah pelembab dan tabir surya serta sebelum foundation dan rias wajah lainnya.
3. Pilih warna cerah di pipi
Warna cerah seperti pink dan coral di pipi seketika membuat wajah lebih cerah. Coba ulaskan di atas tulang pipi, bukannya di bulatan pipi. Trik ini akan membuat wajah lebih terangkat. Jika Anda suka menggunakan bronzer, ulaskan blush sesudahnya atau pilih bronzer yang warnanya mengandung warna pink seperti Giordani Gold Bronzing Pearls by Oriflame.
4. Pilih warna netral untuk mata
Warna-warna gelap di mata membuat mata terlihat lebih kecil, jadi pilihlah warna netral seperti beige dan kecoklatan dalam tekstur shimmer di kelopak mata sampai dengan lipatan kelopak mata. Gunakan eyeliner pensil warna hitam di garis mata bagian atas, namum jangan gunakan di bagian bawah karena akan mempertegas lingkaran gelap bawah mata.
5. Tambahkan volume di bibir
Dengan bertambahnya usia, volume di bibir akan berkurang. Untuk rias wajah, Anda dapat menggunakan lipgloss di bibir. Coba titikkan lipgloss di tengah bibir, ini membuat cahaya memantul di tengah bibir dan membentuk ilusi bibir yang lebih berisi. (Sumber : InStyle)
Beautiful Mind
beautiful thoughts, beauty from the inside
Sabtu, 19 Januari 2013
Selasa, 30 Oktober 2012
Minggu, 15 Januari 2012
JANGAN! JANGAN! JANGAN! JANGAN PERNAH MENYERAH!
Di usia tuanya, Winstol Churchill menyampaikan pidato di SD dimana ia bersekolah ketika masih kecil. Sang Kepala Sekolah mengatakan kepada anak-anak, “Ini adalah saat yang bersejarah. Winston Churchill adalah pembicara berbahasa Inggris paling hebat. Tuliskanlah segala yang diucapkannya. Ia akan menyampaikan pidato yang tak terlupakan”.
Ketika Churchill berpidato, ia memandang dengan kacamata yang dilorotkannya dan berkata: “Jangan, jangan, jangan pernah menyerah!” Lalu ia duduk kembali. Banyak murid yang kecewa, namun sang kepala sekolah merasa bahwa itu adalah salah satu pidato Churchill yang paling hebat. Suatu ciri-ciri Churchill yang menonjol adalah KEULETAN. Ia tidak pernah menyerah. Sikap itulah uang menginspirasikan Inggris dalam Perang Dunia II untuk terus berjuang ketika lainnya telah menyerah.
KEULETAN artinya terus BERPEGANG TEGUH PADA PERJUANGAN kita. KEULETAN artinya MEMELIHARA KOMITMEN dan menjadikan PERBUATAN kita KONSISTEN dengan kata-kata kita. KEULETAN adalah soal “mengamalkan ucapan kita dengan PERBUATAN NYATA.
~ Ken Blanchard ~
Temans, JANGAN! JANGAN! JANGAN! JANGAN PERNAH MENYERAH!
Ketika Churchill berpidato, ia memandang dengan kacamata yang dilorotkannya dan berkata: “Jangan, jangan, jangan pernah menyerah!” Lalu ia duduk kembali. Banyak murid yang kecewa, namun sang kepala sekolah merasa bahwa itu adalah salah satu pidato Churchill yang paling hebat. Suatu ciri-ciri Churchill yang menonjol adalah KEULETAN. Ia tidak pernah menyerah. Sikap itulah uang menginspirasikan Inggris dalam Perang Dunia II untuk terus berjuang ketika lainnya telah menyerah.
KEULETAN artinya terus BERPEGANG TEGUH PADA PERJUANGAN kita. KEULETAN artinya MEMELIHARA KOMITMEN dan menjadikan PERBUATAN kita KONSISTEN dengan kata-kata kita. KEULETAN adalah soal “mengamalkan ucapan kita dengan PERBUATAN NYATA.
~ Ken Blanchard ~
Temans, JANGAN! JANGAN! JANGAN! JANGAN PERNAH MENYERAH!
Melakukan hal kecil dengan Cinta yang Besar
Dalam kehidupan ini kita tidak dapat selalu melakukan hal yang besar. Tetapi kita dapat melakukan banyak hal kecil dengan cinta yang besar.
In this life we cannot always do great things. But we can do small things with great love
~Mother Teresa
In this life we cannot always do great things. But we can do small things with great love
~Mother Teresa
Jumat, 13 Januari 2012
Membaca Kepribadian Lewat Ujung Lipstik
Melihat kepribadian seorang wanita ternyata tidak hanya bisa dilihat dari cara berkomunikasi atau gaya busananya saja. Dari peralatan kecantikannya pun dapat 'diterawang' pribadi seperti apakah teman wanita Anda.
Banyak yang percaya bentuk ujung lipstik bisa mencerminkan kepribadian wanita. Coba lihat ujung lipstik Anda dan teman-teman wanita Anda lainnya. Seperti dilansir dari Real Style Network, ini dia lima bentuk lipstik dan menilai pribadi seseorang.
1. Ujung Lipstik Tajam
Ujung lipstik tajam menunjukkan wanita yang kuat, cendurung egois. Namun mereka juga memiliki sifat yang imajinatif dan sensual.
2. Ujung Lipstik Rata
Mereka dengan ujung lipstik rata memiliki cara komunikasi yang baik dan bisa menjadi pendengar yang baik pula. Wanita ini sederhana dan sedikit konservatif, namun mereka dapat diandalkan dan kuat.
3. Lipstik Ujung Bulat
Lipstik berujung bulat mencerminkan wanita yang lembut, feminin dan cinta damai. Mereka selalu mengambil langkah aman dalam hidupnya.
4. Ujungnya Seperti Lipstik Baru
Wanita ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi, sangat detail, kreatif dan energik. Mereka juga memiliki sifat yang senang diperhatikan oleh teman-temannya.
5. Ujung Lipstik Cekung
Tipe wanita yang memiliki ujung lipstik cekung merupakan pribadi yang sensitif dan pendiam, namun mereka bijaksana dan sangat berantusias. Antusiasme mereka terlihat dalam segala hal yang dilakukannya, itu pun terlihat dari cara mereka menekan lipstiknya.(*/wolipop)
Tips Menghaluskan Tumit Kaki yang Pecah-pecah
Bagian telapak kaki merupakan darerah yang sering luput dari perawatan. Hal tersebut sering membuat tumit kaki menjadi kasar dan pecah-pecah.
Ada beberapa faktor yang menyebabkan tumit menjadi pecah-pecah. Umumnya, karena kulit kering dan mengeras di sekitar pergelangan kaki bagian belakang hingga tumit.
Kulit pada tumit memang lebih tebal dibandingkan punggung kaki dan telapak. Namun karena tekanan terus menerus -khususnya saat mengenakan sepatu hak tinggi- kulit tumit jadi mengeras dan timbul efek retak atau pecah-pecah. Cara jalan yang salah, diabetes, terlalu banyak terkena debu, berat badan berlebih dan infeksi jamur juga bisa jadi salah satu penyebabnya.
Untuk menghaluskan kembali tumit kaki yang pecah-pecah simak tipnya berikut ini.
1. Rendam kaki
Pertama-tama yang bisa dilakukan adalah merendam kaki di air hangat yang telah dicampurkan dengan potongan lemon, garam kasar serta minyak esensial. Bahan-bahan tersebut bermanfaat untuk mengurangi kotoran di kaki dan melembutkan tumit yang kasar.
2. Gosok dengan batu apung
Setelah itu, gosok telapak kaki dengan batu apung. Lakukan penggosokkan dengan arah memutar. Cara ini akan menghaluskan kulit dan menghindari iritasi.
3. Oleskan Lotion
Setalah proses penggosokan, oleskan pelembab untuk memberi kelembaban di sekitar kulit telapak kaki. Gunakan lotion yang mengandung AHA (Alpha HydroxyAcid) atau Anda bisa mengoleskan petroleum jelly.
4. Membungkus dengan kaus kaki
Terakhir, bungkuslah kaki dengan kaus kaki. Hal tersebut untuk membuat kaki menyerap nutrisi dari lotion kaki dan membuat kaki menjadi lebih lembab.
5. Jangan Menggunakan Sepatu yang Sempit
Jangan memakai sepatu yang terlalu sempit karena bisa menyebabkan kulit retak atau pecah-pecah. Jika Anda memiliki berat badan berlebih, hindari sepatu dengan hak terlalu tinggi. Anda bisa menggunakan bantalan tumit untuk melindungi tumit dari tekanan sepatu yang terlalu keras.
6. Pakai Sandal Saat di Rumah
Saat di rumah, kenakan sandal atau sleepers untuk mencegah tumit yang pecah-pecah terkena partikel debu di lantai(*/wolipop)
Ada beberapa faktor yang menyebabkan tumit menjadi pecah-pecah. Umumnya, karena kulit kering dan mengeras di sekitar pergelangan kaki bagian belakang hingga tumit.
Kulit pada tumit memang lebih tebal dibandingkan punggung kaki dan telapak. Namun karena tekanan terus menerus -khususnya saat mengenakan sepatu hak tinggi- kulit tumit jadi mengeras dan timbul efek retak atau pecah-pecah. Cara jalan yang salah, diabetes, terlalu banyak terkena debu, berat badan berlebih dan infeksi jamur juga bisa jadi salah satu penyebabnya.
Untuk menghaluskan kembali tumit kaki yang pecah-pecah simak tipnya berikut ini.
1. Rendam kaki
Pertama-tama yang bisa dilakukan adalah merendam kaki di air hangat yang telah dicampurkan dengan potongan lemon, garam kasar serta minyak esensial. Bahan-bahan tersebut bermanfaat untuk mengurangi kotoran di kaki dan melembutkan tumit yang kasar.
2. Gosok dengan batu apung
Setelah itu, gosok telapak kaki dengan batu apung. Lakukan penggosokkan dengan arah memutar. Cara ini akan menghaluskan kulit dan menghindari iritasi.
3. Oleskan Lotion
Setalah proses penggosokan, oleskan pelembab untuk memberi kelembaban di sekitar kulit telapak kaki. Gunakan lotion yang mengandung AHA (Alpha HydroxyAcid) atau Anda bisa mengoleskan petroleum jelly.
4. Membungkus dengan kaus kaki
Terakhir, bungkuslah kaki dengan kaus kaki. Hal tersebut untuk membuat kaki menyerap nutrisi dari lotion kaki dan membuat kaki menjadi lebih lembab.
5. Jangan Menggunakan Sepatu yang Sempit
Jangan memakai sepatu yang terlalu sempit karena bisa menyebabkan kulit retak atau pecah-pecah. Jika Anda memiliki berat badan berlebih, hindari sepatu dengan hak terlalu tinggi. Anda bisa menggunakan bantalan tumit untuk melindungi tumit dari tekanan sepatu yang terlalu keras.
6. Pakai Sandal Saat di Rumah
Saat di rumah, kenakan sandal atau sleepers untuk mencegah tumit yang pecah-pecah terkena partikel debu di lantai(*/wolipop)
3 Kesalahan Dalam Merawat Kuku
Kuku yang indah dan sehat bisa menunjang penampilan secara keseluruhan. Tapi cara merawat yang salah, bisa membuat kuku mudah patah dan terlihat kusam. Jika Anda lebih memilih merawat kuku sendiiri daripada manicure dan pedicure di salon kecantikan, ketahui tiga kesalahan merawat kuku yang dilansir Ourvanity, agar Anda bisa menghindarinya.
1. Mengikir Kuku dengan Arah yang Salah
Mengikir kuku menggunakan buffer berfungsi menghaluskan dan mengilapkan, sehingga kuku terlihat bersinar sehat. Namun cara mengikir yang salah akan membuatnya mudah rapuh. Jangan mengikir dengan gerakan maju-mundur, karena akan mengelupaskan permukaan yang penting untuk melindungi kuku. Hindari pula menggosoknya terlalu keras, karena akan membuat kuku lebih tipis dan mudah patah. Kikirlah kuku dengan gerakan horizontal (kiri-kanan).
2. Memotong Kutikel
Kesalahan merawat kuku lainnya adalah memotong atau menggunting kutikel (kulit yang mengeras di sekitar kuku). Kutikel sebaiknya jangan dipotong, apalagi menggunakan gunting kuku yang tidak steril. memotongnya bisa menyebabkan peradangan dan infeksi. Untuk mengatasi kutikel yang kadang bisa mengganggu keindahan kuku, sebaiknya cukup diberi pelembab khusus kutikel.
3. Memakai Cat Kuku Terlalu Lama
Memakai cat kuku terlalu lama akan membuat kuku sulit bernapas. Jika Anda hobi mewarnai cat kuku, beri waktu bagi kuku Anda untuk 'istirahat' setiap bulannya, yaitu dengan tidak memakai cat kuku selama satu minggu.
Sebelum mengoleskan cat kuku, jangan lupa aplikasikan base coat terlebih dahulu. Base coat berfungsi mencegah noda pada permukaan kuku akibat pigmen warna pada cat kuku. Pilihlah pembersih cat kuku yang bebas aseton, karena aseton bisa membuat kuku kering dan merusak jaringan kuku.(*/Wolipop)
1. Mengikir Kuku dengan Arah yang Salah
Mengikir kuku menggunakan buffer berfungsi menghaluskan dan mengilapkan, sehingga kuku terlihat bersinar sehat. Namun cara mengikir yang salah akan membuatnya mudah rapuh. Jangan mengikir dengan gerakan maju-mundur, karena akan mengelupaskan permukaan yang penting untuk melindungi kuku. Hindari pula menggosoknya terlalu keras, karena akan membuat kuku lebih tipis dan mudah patah. Kikirlah kuku dengan gerakan horizontal (kiri-kanan).
2. Memotong Kutikel
Kesalahan merawat kuku lainnya adalah memotong atau menggunting kutikel (kulit yang mengeras di sekitar kuku). Kutikel sebaiknya jangan dipotong, apalagi menggunakan gunting kuku yang tidak steril. memotongnya bisa menyebabkan peradangan dan infeksi. Untuk mengatasi kutikel yang kadang bisa mengganggu keindahan kuku, sebaiknya cukup diberi pelembab khusus kutikel.
3. Memakai Cat Kuku Terlalu Lama
Memakai cat kuku terlalu lama akan membuat kuku sulit bernapas. Jika Anda hobi mewarnai cat kuku, beri waktu bagi kuku Anda untuk 'istirahat' setiap bulannya, yaitu dengan tidak memakai cat kuku selama satu minggu.
Sebelum mengoleskan cat kuku, jangan lupa aplikasikan base coat terlebih dahulu. Base coat berfungsi mencegah noda pada permukaan kuku akibat pigmen warna pada cat kuku. Pilihlah pembersih cat kuku yang bebas aseton, karena aseton bisa membuat kuku kering dan merusak jaringan kuku.(*/Wolipop)
Langganan:
Komentar (Atom)


